System kerja Camera Ponsel akan kita coba bahas disini.
Dari Mulai Nokia Berkamera spt 6610i,3200,7650, dan BB5 lainnya. jalur
skematiknya dan sistem kerjanya kurang lebih sama. Hanya sedikit berbeda
dari sumber tegangannya, dan processornya.

Ada Ponsel yg Processornya dari IC HWA/AEM (Hardware Accelerator / Auxilliary Energy Management)
Ada yg dari OMAP Golde Eye, Ada yg dari RAP.

Ada Ponsel yg Tegangannya berasal dari UEM, ada yg dari RETU/AVILMA, dan
ada yg dari Step Down DC/DC Converter/SMPS/LDO Regulator for Camera.

Intinya bagian2 terpenting dlm syarat kerja kamera adalah :

1. Tegangan
Ada Tegangan Analog yg berfungsi sbg Power/Daya utk Kamera. Dan ada
Tegangan Digital yg berfungsi sebagai pengolah data pd kamera.
Tegangan Analog lebih besar dari Teg. Digital. Umumnya Teg. Analog berkisar 2,8V dan Teg. Digital 1,8V

2. External Clock
Setiap kamera membutuhkan clock sbg syarat kerjanya, dpt diukur besaran
clock yg stabil disini dgn Frequency Counter ataupun Osciloscope akan
terlihat nilai sebesar 9,6 Mhz 1,8Vpp

3. Jalur Control I2C
Pada Jalur I2C (Inner Integrated Circuit) disini adalah jalur control
dari Processor utk Camera sbg Indikator atau pengecekan kamera. Ada dua
jalur yg dpt dicek disini yaitu CCISCL (Continuity Check Indicator
Serial Clock) = Saluran Clock
dan CCI SDA (Continutiy Check Indicator Serial Data) = Saluran Data
Control yg diberikan oleh Processor utk kamera melalui saluran Data
berdasarkan perubahan Clock yg terjadi pd saluran Clock. Jadi Clock
disini berubah2 dan bkn spt EXTCLK yg stabil dpt diukur.
Kita mengukur tegangan 1,8V yg dihubungkan dgn Pull Up Resitor pd jalur I2C ini.

4, Jalur Data Kamera

Ada 2 jalur Data yg dikirimkan dari Processor ke kamera dan sebaliknya. Serta Ada dua jalur Clocknya.
Data yg dikirimkan dari Processor ke kamera berdasarkan perubahan Clock yg terjadi.

Jalur data dan Clock ini adalah jalur :

CCPCLK+
CCPCLK-

Channel Camera Processor Clock + dan -

CCPDAT+
CCPDAT-

Channel Camera Clock Data + dan -

[You must be registered and logged in to see this image.]


Untuk lebih jelasnya dapat kita lihat skema berikut :

Dari Skema Bagian Connector Camera dapat kita lihat sebagai berikut :


[You must be registered and logged in to see this image.]

1. VCAP = Tegangan Penyimpanan pada Capasitor
2. VANA = Tegangan Analog utk Camera (2,8V Dari VFLASH1/VAUX RETU/MENELAUS)
3. VDIG_CAM = Teg. Digital utk Camera (1,8V Dari VIO/SMPS/MENELAUS)
4. XSHUTDOWN = Control dari CPU untuk mengaktifkan/menonaktifkan Camera (1,8V)
5. EXTCLK = Clock untuk Camera sebesar 9,6 Mhz
6. CCISCL = Continuity Check Indicator Serial Clock (1,8V) dari CPU RAP/HWA IC Camera/OMAP GOLDEN EYE
CCISDA = Continutiy Check Indicator Serial Data (1,8V) dari CPU RAP/HWA IC Camera/OMAP GOLDEN EYE
7. CCPCLK = Channell Camera Processor Clock dari CPU RAP/HWA IC Camera/OMAP GOLDEN EYE
8. CCPDAT = Channell Camera Processor Data dari CPU RAP/HW IC Camera/OMAP GOLDEN EYE
Dengan melakukan Pengukuran tegangan, Clock dan Data yg berhubungan,
maka perbaikan kamera dpt kita lakukan dgn benar dan tepat, sehingga
langsung tepat sasaran dan tdk menduga2..

Kerusakan Kamera dpt pula disebabkan oleh Software. Jadi sebelum
melangkah ke Hardware ada baiknya di perbaiki Data DCC (Dynamic Camera
Configuration File) Apabila gagal penulisan file ini maka bisa
dipastikan ada Hardware yg bermasalah. Sedangkan apabila kerusakan pd
DCC file maka Data CCPDAT+ dan - yg terukur pd Osci akan menyimpang dari
gbr yg seharusnya.

Cara menulis DCC file bisa dgn Phoenix maupun dgn MXKey :

Service ->> Phone Test --> Camera --> Load from File --> pilih file DCC --> Write to Phone...